11. Biarpun bulan demi bulan orang bodoh memakan makanannya dengan ujung rumput kusa, namun demikian ia tidak berharga seperenam belas bagian dan mereka yang telah mengerti Dhamma dengan baik.
Orang yang melakukan perbuatan tidak baik akan menyesal setelah melakukannya; ia meratap dengan air mata yang bercucuran karena tahu akan menerima buah penderitaan di masa depan.

Catatan Mendalam

Banyak orang salah memahami esensi pelatihan diri (bhavana), dan menganggapnya sebagai pelarian atau penyiksaan diri. Padahal, berlatih berarti memperbaiki diri melalui tiga pintu tindakan: jasmani, ucapan, dan pikiran. Melatih jasmani berarti menghindari pembunuhan, pencurian, dan perbuatan asusila. Melatih ucapan berarti menghindari kebohongan, ucapan kasar, omong kosong, dan fitnah. Melatih pikiran berarti mengikis keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin. Sepuluh tindakan baik ini adalah fondasi kedamaian. Ketika manusia mengabaikannya, masyarakat akan jatuh ke dalam kekacauan. Karma buruk kolektif maupun individual akan membawa penderitaan. Oleh karena itu, melakukan perbuatan buruk hanya akan membawa penyesalan mendalam karena batin secara alami mengetahui akibat pahit yang akan datang. Dengan melatih pengendalian diri, kita dapat mengakhiri penderitaan.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 67. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?