6. Dari kemelekatan timbul kesedihan, dari kemelekatan timbul ketakutan; bagi orang yang telah bebas dari kemelekatan, tiada lagi kesedihan maupun ketakutan.
Bertemu dengan para Bijak adalah kebahagiaan; hidup bersama mereka selalu mendatangkan kedamaian. Seseorang akan senantiasa bahagia dengan menghindari pergaulan dengan orang-orang bodoh.

Catatan Mendalam

Ayat ini, beserta dua ayat berikutnya, berkaitan dengan Sakka, Raja para Dewa. Ketika Sang Buddha sudah lanjut usia dan menderita sakit, Sakka turun dari alamnya untuk merawat Beliau secara pribadi. Meskipun Sang Buddha awalnya menolak karena menganggap aroma dunia manusia tidak cocok bagi makhluk surgawi, Sakka tetap teguh dalam pengabdiannya, bahkan melakukan pekerjaan yang paling hina sekalipun demi melayani Sang Buddha. Sang Buddha kemudian bersabda bahwa sungguh bahagia hidup bersama orang-orang suci, sedangkan bergaul dengan orang bodoh hanya membawa penderitaan. Kisah ini mengajarkan tentang besarnya pahala melayani guru yang bijak dan pentingnya berada dalam lingkungan yang mendukung perkembangan spiritual.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 206. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?