2. Sungguh bahagia kita hidup tanpa penyakit di antara orang yang berpenyakit; di antara orang-orang yang berpenyakit kita hidup tanpa penyakit.
Barangsiapa telah berlindung kepada Buddha, Dharma, dan Sangha, dengan kebijaksanaan transendental ia menembus Empat Kesunyataan Mulia—penderitaan, sebab penderitaan, lenyapnya penderitaan, dan Jalan Mulia Berunsur Delapan yang menuju pada lenyapnya penderitaan. Inilah perlindungan yang aman, inilah perlindungan tertinggi. Dengan menempuh perlindungan ini, seseorang terbebas dari segala penderitaan.

Catatan Mendalam

Ayat ini merupakan kelanjutan dari pengajaran sebelumnya kepada Brahmana Aggidatta. Ia menekankan perbedaan antara mencari perlindungan pada fenomena duniawi—yang tunduk pada peluruhan dan ketidakkekalan—dengan berlindung pada Tiga Permata. Sang Buddha mengajarkan bahwa pembebasan sejati tidak ditemukan dengan mengandalkan dewa eksternal atau alam, melainkan dengan mengembangkan kebijaksanaan internal melalui Empat Kesunyataan Mulia dan Jalan Mulia Berunsur Delapan. Sang Buddha menekankan bahwa meskipun Tiga Permata berfungsi sebagai panduan ideal, tanggung jawab akhir untuk mengakhiri penderitaan terletak pada komitmen individu untuk berlatih dan disiplin diri.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 190. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?