5. Matahani bersinar di waktu siang. Bulan bercahaya di waktu malam, kesatria gemerlapan dengan seragam perangnya. Brahmana bersinar terang dalam samadhi. Tetapi, Sang Buddha bersinar dengan penuh kemuliaan sepanjang siang dan malam. ,
Hendaknya ia bergaul dengan teman-teman yang mulia, bersemangat dan murni dalam hidup, hendaknya ia ramah dan halus dalam perilaku. Dengan demikian, penuh sukacita, ia akan mengakhiri penderitaan.

Catatan Mendalam

Ayat ini melanjutkan ajaran Buddha dari kisah Sona Kutikanna dan ibunya. Ibu Sona, seorang perumah tangga yang saleh, sedang mendengarkan ceramah Dhamma ketika sekelompok bandit masuk ke rumahnya dan menjarah hartanya. Meskipun diberitahu tiga kali tentang perampokan itu, ia tetap tenang dan terus mendengarkan, bahkan memarahi pelayannya karena mengganggu. Pemimpin bandit itu, terkesan dengan kemelekatan ibunya, memerintahkan semuanya dikembalikan, dan seluruh geng kemudian memohon penahbisan di bawah Yang Mulia Sona. Buddha kemudian mengajarkan bahwa seorang praktisi harus tulus dalam sikap dan lurus dalam perilaku. Orang seperti itu, yang penuh sukacita dan murni, akan mengakhiri semua penderitaan.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 376. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?