1. Ia yang mem.utuskan segala sesuatu dengan tergesa-gesa, tidak dapat dikatakan sebagai orang yang adil. Orang bijaksana hendaknya memeriksa dengan teliti mana yang benar dan mana yang salah.
Ketahuilah, wahai orang baik: hal-hal jahat sulit dikendalikan. Jangan biarkan keserakahan dan kejahatan menyeretmu ke dalam penderitaan yang berkepanjangan.

Catatan Mendalam

Buddha mengajarkan bahwa kurangnya pengendalian diri adalah akar dari kejahatan. Kegagalan dalam mengendalikan keserakahan dan keinginan memicu penderitaan serta perbuatan buruk. Untuk menghindari penderitaan jangka panjang, seseorang harus mempraktikkan kesadaran dan mengendalikan impuls tersebut. Obat dari kondisi ini adalah gaya hidup yang sederhana, mengurangi keinginan, dan kepuasan batin. Dengan menguasai keinginan diri, seseorang menjamin kehidupan yang damai dan terbebas dari penderitaan.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 248. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?