6. Orang dungu yang berpengertian dangkal terlena dalam kelengahan; sebaliknya orang bijaksana senantiasa waspada, seperti menjaga harta yang paling berharga.
Semakin bertambah kemuliaan seseorang yang penuh semangat, penuh kesadaran dan murni dalam perilakunya, bijaksana dan mampu mengendalikan diri, bajik serta waspada.

Catatan Mendalam

Syair ini menyoroti buah dari latihan yang tekun. Melalui ketekunan yang teguh dan kesadaran (mindfulness) yang konstan, seorang praktisi mencapai pembebasan diri. Sebagai hasil dari perilaku murni dan kehidupan yang bajik, reputasi baik mereka secara alami tumbuh, memungkinkan mereka untuk dengan sempurna memenuhi tujuan ganda: mencerahkan diri mereka sendiri dan membimbing orang lain menuju pencerahan.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 24. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?