Catatan Mendalam
Kisah ini terjadi di Hutan Banyan, berkaitan dengan Rohini, seorang putri Sakya. Venerable Anuruddha kembali ke Kapilavastu dan mendapati bahwa semua kerabatnya datang menyambut, kecuali adiknya, Rohini, yang merasa malu karena menderita penyakit kulit. Setelah diminta oleh kakaknya untuk datang, ia menuruti nasihat Anuruddha untuk menjual perhiasannya guna membangun tempat ibadah dan memberikan persembahan kepada Sang Buddha dan Sangha. Setelah persembahan dilakukan, penyakitnya lenyap. Sang Buddha menjelaskan bahwa penyakitnya adalah buah dari kebencian dan kecemburuan di masa lampau ketika ia menjadi seorang ratu yang menyakiti seorang penari. Namun, karena kebajikan dan ketulusannya saat ini, ia terlahir kembali di alam surga. Kisah ini mengajarkan bahwa kemarahan adalah racun yang menghancurkan. Segala penderitaan memiliki akar penyebabnya, dan melalui pelepasan kemarahan, kesombongan, serta kemelekatan pada jasmani dan batin, seseorang dapat mencapai pembebasan dari penderitaan.
Asisten Zen AI
Aktif