10. Barangsiapa bermaksud ingin mencapai Yang Tak Dinyatakan (Nibbana), yang pikirannya tergetar dengan tiga Hasil Kesucian, yang batinnya tidak lagi terikat oleh kesenangan indera, orang seperti itu disebut wtyang telah pergi ke hilir arus kehidupan7'.
Janganlah mencari kedekatan dengan yang dicintai, jangan pula dengan yang dibenci; karena tidak bertemu dengan yang dicintai dan bertemu dengan yang dibenci, keduanya mendatangkan penderitaan.
Catatan Mendalam
Ayat ini menekankan penderitaan yang timbul dari keterikatan emosional. Manusia cenderung terjebak dalam dualitas antara kasih dan benci. Mencintai orang yang disayangi membawa duka saat berpisah, sementara bertemu dengan orang yang tidak disukai membawa penderitaan tersendiri. Buddha mengajarkan bahwa kedua kondisi ini adalah sumber kecemasan batin. Ketenangan sejati tidak ditemukan dengan memuaskan keinginan emosional, melainkan dengan melampaui dualitas suka dan tidak suka. Dengan menjaga keseimbangan batin dan tidak membiarkan emosi menguasai diri, seseorang dapat terbebas dari jerat penderitaan yang disebabkan oleh keterikatan duniawi.
Ayat ini menjelaskan bahwa penderitaan muncul dari keterikatan emosional, baik terhadap yang dicintai maupun yang dibenci. Mencintai membawa duka saat berpisah, dan membenci membawa penderitaan saat bertemu.
Buddha mengajarkan bahwa ketenangan sejati dicapai dengan melampaui dualitas suka dan tidak suka ini. Dengan menjaga keseimbangan batin dan tidak membiarkan emosi menguasai diri, seseorang dapat terbebas dari penderitaan yang disebabkan oleh keterikatan duniawi.
Bagaimana Anda melihat keterikatan emosional memengaruhi kedamaian batin Anda?
🌿
Asisten Zen AI
Aktif
Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 210. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?
⭐
Simpan Ayat Favorit
Untuk menyimpan dan meninjau ayat-ayat Dhammapada favorit Anda kapan saja, silakan masuk ke WebApp atau aplikasi TU.