2. Orang yang telah sadar dan meninggalkan kehidupan rumah tangga, tidak lagi terikat pada tempat kediaman. Bagaikan kawanan angsayang meninggalkan kolam demi kolam, demikianlah mereka meninggalkan tempat kediaman demi tempat kediaman.
Meninggalkan jalan yang gelap, biarlah orang bijak mengembangkan jalan yang terang. Setelah pergi dari kehidupan berumah menjadi tak berumah, biarlah ia mendambakan kegembiraan dalam pelepasan, yang sangat sulit untuk dinikmati. Menyerahkan kesenangan duniawi, tanpa kemelekatan, biarlah orang bijak membersihkan dirinya dari kekotoran batin.

Catatan Mendalam

Intisari ajaran adalah "Jangan berbuat jahat, tambah kebajikan, sucikan pikiran." Orang bijaksana menghindari kejahatan karena mereka melihat ilusi dari ego. Mereka berbuat baik untuk membantu semua makhluk tanpa kemelekatan. Kehidupan seorang pertapa tanpa rumah mewakili pelepasan yang tertinggi. Ini adalah pengingat bagi para praktisi spiritual untuk tidak tersesat dalam kenyamanan duniawi, tetapi dengan tulus berfokus pada pemurnian pikiran.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 87. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?