13. Dengan meninggalkan semua kesenangan indera dan kemelekatan, demikianlah hendaknya orang bijaksana membersihkan dirinya dari noda-noda pikiran.
Dia memang berbudi luhur, bijaksana, dan benar, yang baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain tidak melakukan kesalahan, tidak mendambakan keturunan, kekayaan, atau kerajaan, dan tidak menginginkan kesuksesan dengan cara yang tidak adil.

Catatan Mendalam

Sang Buddha mengajarkan bahwa orang yang benar-benar lurus tidak melakukan perbuatan jahat untuk kepentingan mereka sendiri, maupun untuk kepentingan orang lain, seperti keluarga atau teman. Secara historis, orang telah melakukan kekejaman untuk keuntungan pribadi, mengorbankan nyawa untuk berdoa memohon ahli waris, mengobarkan perang destruktif untuk memperluas kerajaan, atau menggunakan praktik bisnis yang tidak etis dan kejam untuk mengumpulkan kekayaan. Orang yang bijaksana menolak membangun kemakmuran mereka di atas penderitaan orang lain. Dengan menahan diri dari semua tindakan buruk yang didorong oleh keserakahan, dan dengan menjaga integritas moral, orang tersebut mewujudkan kebajikan, kebijaksanaan, dan kebenaran sejati.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 84. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?