21. Sesunggulinya dari sendiri menjadi tuan bagi diri sendiri. Diri sendiri adalah pelindung bagi diri sendiri. Oleh karena itu, kendalikan dirimu sendiri, seperti pedagang kuda menguasai kuda yang baik.
Kosongkan perahu ini, wahai bhikkhu! Jika dikosongkan, ia akan berlayar ringan. Bebas dari nafsu dan kebencian, engkau akan mencapai Nibbana.

Catatan Mendalam

Ayat ini adalah bagian dari seri ajaran Buddha di Jetavana tentang sekelompok besar bhikkhu, terutama kisah Sona Kutikanna dan ibunya. Setelah Sona ditahbiskan dan tinggal dekat Buddha, bandit masuk ke rumah ibunya. Ia tetap tenang, terus mendengarkan Dhamma, dan tidak peduli pada hartanya. Pemimpin bandit terkesan sehingga ia mengembalikan semua barang, dan seluruh geng kemudian ditahbiskan di bawah Yang Mulia Sona. Buddha kemudian menggunakan perumpamaan perahu yang penuh air: seorang bhikkhu harus membuang air nafsu dan kebencian. Seperti perahu kosong yang berlayar cepat, seorang bhikkhu yang bebas dari keserakahan dan kebencian dengan cepat mencapai Nibbana.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 369. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?