11. Seorang bhikkhu yang gembira dalam kewaspadaan dan melihat bahaya dalam kelengahan akan maju terus, membakar semua rintangan batin. bagaikan api membakar kayu, baik yang besar maupun yang kecil.
Waspada di antara yang lengah, terjaga penuh di antara yang tertidur, orang bijak maju seperti kuda yang tangkas, meninggalkan kuda yang lemah.

Catatan Mendalam

Hidup dalam suatu komunitas, orang yang berlatih dengan tekun selalu menuai hasil yang baik. Jika dikelilingi oleh orang-orang yang malas dan lengah, pengaruh negatifnya bisa sangat besar. Untuk mengatasi hal ini, seseorang membutuhkan kesabaran yang luar biasa dan tekad yang tak tergoyahkan. Orang seperti itu hidup dengan cita-cita yang mulia, berlatih dengan tenang dan gigih. Secara alami, mereka mungkin menghadapi kecemburuan, iri hati, dan bahkan sabotase dari orang-orang yang malas. Namun, dengan kemauan sekuat besi, mereka mengangkat kepala tegak dan terus maju, mengabaikan pujian atau celaan, karena tidak ada yang lebih memahami mereka selain diri mereka sendiri. Mereka benar-benar bunga yang indah di antara rumput liar. Sang Buddha memuji orang seperti itu sebagai "terjaga di antara yang tertidur." Jika semua orang di dunia tertidur dalam kebodohan batin, apa jadinya? Untungnya, masih ada mereka yang terjaga, menjaga agar umat manusia tetap bertahan. Dalam komunitas spiritual, jika setiap orang penuh kesadaran dan tekun, itu membawa keharmonisan dan sukacita yang luar biasa, sama seperti Sangha Buddha di zaman kuno. Mereka mencapai kedamaian dan pembebasan yang besar melalui konsentrasi meditasi yang tinggi. Kita harus bertanya pada diri sendiri: apakah kita ingin menjadi kuda yang tangkas dan kuat, atau kuda yang lemah dan rapuh? Jika kita memilih untuk menjadi lemah, siapa yang tahu berapa lama kita akan menderita? Sebagai praktisi yang mencari pembebasan, kita harus berusaha untuk menjadi kuda yang tangkas, meninggalkan yang lemah di belakang.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 29. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?