3. Oleh sebab itu janganlah mencintai apa pun, karena berpisah dengan apa yang dicintai adalah menyedihkan. Tiada lagi ikatan bagi mereka yang telah bebas dari mencintai dan tidak mencintai.
Kelaparan adalah penyakit yang terburuk. Ketidakkekalan adalah penderitaan yang terberat; dengan memahami hal ini sebagaimana adanya, orang bijak mencapai Nibbana, kebahagiaan tertinggi.

Catatan Mendalam

Sang Buddha mengucapkan bait ini di Alavi untuk seorang petani miskin. Mengetahui bahwa pria itu dapat mencapai pencerahan, Sang Buddha menempuh perjalanan jauh. Saat tiba, Sang Buddha melihat petani itu kelaparan setelah seharian mencari sapinya. Sang Buddha memerintahkan para biksu untuk memberikan makanan kepada pria itu sebelum mengajarkan Dharma, dengan alasan bahwa seseorang yang kelaparan tidak akan mampu menyerap ajaran spiritual dengan baik. Setelah makan, pria itu mendengarkan ajaran tentang Empat Kebenaran Mulia dan mencapai tingkat kesucian. Kisah ini mengajarkan pentingnya welas asih dan pendekatan yang bijaksana; untuk menolong sesama, kita harus memperhatikan kebutuhan fisik mereka terlebih dahulu agar pikiran mereka tenang dan siap menerima kebenaran.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 203. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?