5. Kemenagan menimbulkan kebencian, dan yang kalah hidup dalam penderitaan. Setelah dapat melepaskan diri dari kemenangan dan kekalahan, orang yang penuh damai akan hidup bahagia.
Sangat sulit untuk menjumpai orang yang bijak (seorang Suci); mereka tidak muncul di sembarang tempat. Di mana pun orang yang bijak itu lahir, keluarga atau komunitas tersebut akan berbahagia.

Catatan Mendalam

Sang Buddha membabarkan syair ini di Biara Jetavana terkait pertanyaan Yang Mulia Ananda mengenai asal-usul makhluk yang mulia. Sang Buddha menjelaskan bahwa kemuliaan tidak sekadar ditentukan oleh garis keturunan atau tempat lahir, melainkan oleh akumulasi karma dan kebajikan masa lalu. Kehadiran seorang 'Orang Suci' atau bijak adalah peristiwa yang sangat langka dan membawa berkah besar bagi keluarga maupun komunitas. Ajaran ini menekankan bahwa alih-alih terpaku pada status kelahiran, seseorang hendaknya berupaya mengembangkan kebajikan dan moralitas. Dengan menjadi pribadi yang bermoral, seseorang akan membawa kedamaian bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

🌿

Asisten Zen AI

Aktif

Selamat datang. Saya asisten Zen AI Anda, di sini untuk membantu Anda merenungkan Ayat 193. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin menjelajahi maknanya lebih jauh?